07 Jun 2021

Pengukuhan Pengurus Himanota dan Himaprodi MIH Pascasarjana FH UNEJ

Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember melantik dan mengukuhkan Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Kenotariatan (HIMANOTA) dan Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum (HIMAPRODI MIH) Fakultas Hukum Universitas Jember. Acara tersebut diikuti dengan acara Seminar Nasional dengan tema Langkah dan Strategi Menjadi Notaris Pasca Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan”. Pelaksanaan pengukuhan tersebut di selenggarakan secara daring dan luring di gedung Auditorium GSG FH UNEJ, Senin (07/06).

Pengukuhan tersebut berjalan dengan lancar sampai akhir acara. Dimana acara pelaksanaan pengukuhan tersebut dihadiri oleh para pimpinan dan dosen FH UNEJ, para Narasumber Seminar dan dihadiri para Undangan salah satunya Ketua Pengadilan Negeri Jember Bapak Marolop Simanora, S.H.,M.H., Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Jember bapak Sugeng Muljosantoso, S.H, dan Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Jember.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dr. Y.A. Triana Ohoiwutun, S.h., M.H. selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) dan Ketua Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. memberikan sambutan dalam acara pengukuhan dan seminar nasional tersebut. Keduanya berpesan agar supaya pengurus Himaprodi dan Himanota semangat dalam mengemban tugas sebagai pengurus. Semangat tersebut Dalam rangka bergotong-royong mempersembahkan yang terbaik buat Almamater tercinta, Pesannya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bapak Dekan FH UNEJ Bayu Dwi Anggono. Bapak dekan menyampaikan Ucapan selamat kepada para mahasiswa yang hari ini dilantik sebagai pengurus HIMANOTA dan HIMAPRODI MIH FH UNEJ masa bakti tahun 2021-2022. “Saya berpesan agar pengurus baru yang hari ini dikukuhkan dapat melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan  bekerja secara optimal. Bapak Dekan juga menyampaikan Apresisasi atas kesediaan saudara-saudara menjadi pengurus organisasi kemahasiwaan. Namun demikian, saya juga berharap seluruh pengurus yang hari ini dilantik langsung bekerja, berjalan dan berinovasi. Karena hanya dengan cara itu organisasi akan hidup dan dirasakan manfaat oleh para anggota” Tuturnya.

Menyinggung terkait tema pelaksanaan Seminar Nasional tersebut, bapak dekan menyampaiakan, “bahwa barang tentu lulusan magister kenotariatan tidak bisa dapat langsung menjadi notaris. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, misalnya, Sudah melakukan magang 24 bulan berturut-turut di kantor notaris yang ditetapkan, Lulus Ujian Kode Etik yang diselenggarakan Ikatan Notaris Indonesia (INI), PPKJN (Peningkatan Kualitas Jabatan Notaris) oleh kemenkum HAM,  tidak merangkap jabatan yang dilarang undang-undang seperti advokat, pejabat Negara pimpinan BUMN atau BUMD atau perusahaan swasta tertentu dan lain-lain”, Ringkasnya.

Selengkapnya Tonton Video Berikut : https://www.youtube.com/watch?v=xPuLTppMz3M&t=7s