19 May 2021

Meneropong Penetapan Terorisme atas Kekerasan di Papua

Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Jember menyelenggarakan webinar. Dimana webinar tersebut merupakan diskusi berseri dengan topik hangat yang sedang menjadi perbincangan publik. pada sesi Discussion Series ke-4 ini mengangkat topik “MENEROPONG PENETAPAN TERORISME ATAS KEKERASAN DI PAPUA”. acara ini di selenggarakan secara daring melalui via zoom meeting, Rabu (19/05).
Dalam sambutan acara yang di sampaikan oleh Wakil Dekan I Ibu Dyah Ochtorina Susanti mewakili Dekan fakultas Hukum Universitas Jember menyampaikan bahwa beberapa pekan terakhir ini kita disuguhkan pemberitaan terkait konflik di Papua.  Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof. Dr. Mahfud MD telah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris. Keputusan ini diambil menyusul semakin masifnya kekerasan yang dilakukan KKB yang berujung pada jatuhnya korban “mengutip alasan pemerintah atas penetapan tersebut”, Tuturnya.
Lebih lanjut Ibu Dyah menyampaikan, Selain terkait penetapan KKB sebagai kelompok teroris oleh pemerintah, namun disisi yang lain banyak kalangan yang menentang penetapan KKB di Papua sebagai terorisme tersebut. Walau demikian semoga segera ada penyelesaian dengan cara perundingan antara pemerintah dengan kelompok-kelompok ‘separatis’. Perundingan yang dapat dimungkinkan meredam konflik yang terjadi, hal ini berkaca pada perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik.
Acara ini untuk menghadirkan pandangan yang lebih luas tentang kasus papua pada publik. Dimana acara tersebut menghadirkan para pemateri-pemateri yang sangat kompeten dalam bidangnya. Selain pemateri dari Fakultas Hukum Universitas Jember yaitu, Prof. Dr. M. Arief Amrullah, S.H, M.Hum dan I Gede Widhiana Suarda, PhD. juga menghadirkan pemateri dari luar yaitu Dr. Ngurah Suryawan (Peneliti Warmadewa Research Centre dan Pemerhati Papua) dan Milda Istiqomah, PhD (Dosen Hukum Pidana FH UB) yang di moderatori oleh Dina Tsalist Wildana, SHI, LLM.
Selengkapnya, simak rekaman video pada  https://www.youtube.com/watch?v=yJ8gl9Kx368