Profil FK2H

1.1.      Sejarah Organisasi

Mahasiswa merupakan kaum intelektual dan generasi penerus bangsa dalam sejarah perkembangan Negara Indonesia. Peran serta mahasiswa dalam memelopori perubahan telah berlangsung selama puluhan tahun.  Pemikiran perubahan pada masa orde lama, orde baru dan reformasi merupakan bukti konkret dan tidak terlepas dari peran mahasiswa. Keberadaan mahasiswa sebagai suatu komunitas intelektual untuk senantiasa melahirkan gagasan dan pemikiran yang kritis atas permasalahan bangsa sehingga diharapkan untuk selalu tetap sebagai agent of change dan agent of control.

Pergerakan mahasiswa tidak hanya berlangsung dalam mengkritik pemerintah, namun harus mampu menjadi media pembelajaran bagi para mahasiswa sebagai pemilik masa depan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada bidang keilmuan. Namun demikian, keberlangsungan pergerakan mahasiswa tersebut tidak serta merta berjalan lancar sesuai dengan harapan. Saat ini justru perkembangan mahasiswa sangat terasa mengalami kemunduran.

Kemuduran dalam perjalanan pergerakan mahasiswa tersebut tidak terlepas dari perkembangan globalisasi dan  seringkali terjadi proses apatisasi dan pembumian wacana-wacana hedonisme yang dapat kita lihat di hampir setiap sudut kampus. Selain itu, menurunnya minat mahasiswa untuk terlibat dalam lembaga kemahasiswaan, berdiskusi, menulis dan beberapa kegiatan ilmiah juga merupakan bukti nyata semakin lemahnya pengawalan lembaga kemahasiswaan dalam mengubah paradigma kampus yang futuristik.

Di samping itu, pergerakan mahasiswa yang selama ini juga masih terfokus pada gerakan masa dan sering mengabaikan upaya peningkatan kapasitas pengetahuan mahasiswa. Dalam kondisi tertentu pergerakan tersebut semakin memprihatinkan ketika adanya intervensi politik dan sebagai batu loncatan politik sehingga pergerakan tersebut tidak berjalan normal sebagaimana diharapkan. Tidak jarang pula terjadi tindakan kriminal yang justru merusak citra dan wibawa pergerakan mahasiswa.

Hal demikian terjadi pula di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Jember. Seolah mahasiswa telah mulai keluar dari jalur akademis. Pada dasarnya, pengembangan intelektual merupakan bekal bagi mahasiswa untuk menanamkan kemampuan ilmiah dan pada saat ini masih dirasa sangat kurang dan sesegara mungkin perlu dilakukan orientasi dan perubahan paradigma untuk kembali sebagai agent of change dan agent of control dengan tetap menanamkan nilai akademis.

Melihat Fenomena tersebut, para peneliti muda hukum FH UNEJ yang berjiwa kritis dalam merespon perkembangan keilmuan merasa bertanggung jawab secara moral, intelektual dan sosial. Wujud tanggung jawab tersebut dengan mengambil peran dalam pergerakan mahasiswa yang lebih mengutamakan kapasitas pengetahuan dan daya kritis yang tinggi. Sebagai aktualisasi, didirikan Forum Kajian Keilmuan Hukum Progresif (Formasif) Fakultas Hukum Universitas Jember. Dalam perkembangannya diubah menjadi Forum Kajian Keilmuan Hukum (FK2H FHUNEJ) sebagai lembaga keilmuan di bidang Hukum yang berkedudukan di lingkungan Fakultas Hukum UJ. Lembaga ini didirikan pada tanggal 10 November 2009. Atas komitmen tersebut telah menempatkan FK2H sebagai amanah yang perlu dikembangkan secara sinergis demi arah pembangunan mahasiswa.

Perkembangan kajian keilmuan ini adalah sebuah pemacu mahasiswa kembali pada “khittah”nya sebagai agent of change and social control yang diharapkan mampu memberikan kontribusi atas gagasan dan pemikirannya terhadap bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan-kegiatan yang kami lakukan merupakan upaya membentuk insan akademis yang mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan hukum, sehingga mahasiswa dapat menentukan tempatnya di dunia ilmu pengetahuan. FK2H juga bertujuan menumbuhkembangkan pola pikir ilmiah pada anggota FK2H pada umumnya, serta menjadikan FK2H ebagai lembaga kajian yang responsif, proaktif dan dapat membentuk opini publik melalui kegiatan ilmiahnya.

1.2.      Visi dan Misi Organisasi

FK2H merupakan lembaga yang bergerak di bidang penelitian dan penalaran ilmiah. Dalam pengembangan organisasi mempunyai isi dan misi yang tetap relevan dengan bidang ilmiah.

Visi :

Terwujudnya insan akademis yang aktif dalam ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan hukum.

Misi :

a. Optimalisasi dan peningkatan pemahaman keilmuan dalam bidang penelitian hukum dan penalaran ilmiah.

b. Menjadikan FK2H sebagai lembaga kajian keilmuan yang responsif dan proaktif terhadap dinamika hukum.

1.3.      Bidang Pengembangan

Kegiatan FK2H dilakukan sebagai upaya pengembangan intelektual bagi para anggota, baik dalam kajian, penelitian maupun kewirausahaan. Terkait kajian ilmiah, diselenggarakan diskusi rutin dan debat hukum. Sedangkan dalam bidang penelitian dengan melaksanakan penelitian terkait permasalahan yang tengah terjadi serta legislative drafting.

Berdasarkan Peraturan Dasar FK2H, kegiatan di bagi ke dalam bidang-bidang antara lain:

  1. Bidang Kajian Ilmiah
  2. Bidang Penelitian
  3. Bidang Kewirausahaan
  4. Bidang Publikasi
  5. Bidang Keanggotaan

 1.4.      Kepengurusan

FK2H dibentuk dan didirikan pada tahun 2009 oleh Muhammad Bahrul Ulum, Dizar Al Farizi, Ria Resti Dewanti dan Harizki Catur Novanto sebagai penggagasnya. Muhammad Bahrul Ulum menjadi Direktur Eksekutif FK2H yang pertama kali, setelah itu dilanjutkan oleh Muhammad Thoriq Fahri (2010-2011),kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Indra Kusumayudha (2011-2012) dan sekarang dilanjutkan oleh Sudarso sebagai Direktur Eksekutif periode (2012 – 2013).