IMG_20150817_083831 IMG_20150817_083841 IMG_20150817_083823

Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Universitas Jember terus memenuhi komitmennya untuk turut membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dengan menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Hukum Acara Mahkamah Konstitusi pada tanggal 11 sampai dengan 13 Agustus 2015 di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta.  Kegiatan Diklat Hukum Acara MK yang diikuti 40 (empat puluh) peserta dengan latar belakang pemuda pemberi bantuan hukum dari seluruh penjuru nusantara ini diselenggarakan atas kerjasama Puskapsi FH Unej dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dan Hanns Seidel Foundation. Pembukaan Acara Diklat hukum acara MK ini sendiri dihadiri oleh Prof. Dr. Arief Hidayat (Ketua Mahkamah konstitusi RI), Drs. Ahmad Basarah MH (Ketua Badan Sosialisasi MPR), Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana ( Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM), dan Dr. Ulrich Klinshirn (Direktur Hanns Seidel Foundation Indonesia). Dalam sambutannya Drs. Ahmad Basarah MH menyatakan bahwa Diklat Hukum Acara MK ini punya arti strategis dalam melahirkan pengacara publik yang handal dan profesional namun tetap mempunyai semangat untuk menjaga negara kebangsaan Indonesia sesuai semangat Tri Sakti Bung Karno yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Sementara itu Ketua MK menyampaikan dalam keynote speech nya tentang perlunya para pengacara muda di seluruh Indonesia untuk memahami konsep negara hukum Indonesia yang berdasarkan Pancasila mengingat Pancasila merupakan cita hukum bangsa Indonesia. Beberapa narasumber yang terlibat dalam acara Diklat ini diantaranya adalah Prof. Dr. Maria Farida Indrati (hakim konstitusi), Dr. I Dewa Gede Palguna (hakim konstitusi), Dr. Harjono (mantan hakim konstitusi) dan kepaniteraan MK. Para peserta selama tiga hari tersebut mendapat materi-materi seperti hukum acara Pengujian UU, hukum acara sengketa kewenangan antar lembaga negara hukum acara sengketa hasil perselisihan pemilihan umum, dan teknis administrasi yustisial. Dalam penutupan acara ini Direktur Puskapsi FH Unej Dr. Bayu Dwi Anggono berkesempatan memberikan sambutan, yang dalam sambutan tersebut Dr. Bayu menyatakan bahwa para peserta diklat setelah selesai mendapatkan bekal pengetahuan tentang hukum acara MK maka nantinya akan ditagih komitmennya untuk mewujudkan satunya kata dan perbuatan yaitu komitmen untuk terus mengawal Pancasila dan UUD 1945 agar tidak disimpangi oleh siapapun terutama dalam pembentukan UU. Dr. Bayu menunggu langkah konkret para peserta untuk tidak membiarkan pembentukan UU hanya digunakan sebagai komoditas yang menguntungkan segelintir kelompok dan merugikan rakyat banyak. Sementara itu Fitria Zalyus selaku Public Officer HSF Indonesia saat menutup acara ini menyampaikan terima kasih kepada Puskapsi FH Unej yang telah menyiapkan acara dengan baik dan sukses, HSF juga menyatakan komitmennya untuk terus bermitra dengan Puskapsi dalam membangun SDM manusia Indonesia terutama di bidang hukum.


Category: kemahasiswaan