Fakultas Hukum UNEJ Kukuhkan Gelar Doktor

Fakultas Hukum Universitas Jember (UNEJ) mengukuhkan gelar doktor kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember, Muhammad Izudin, S.Ag.,M.HI pada hari Sabtu, 6 Juli 2019 bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Hukum Universitas Jember. Muhammad Izudin meraih gelar doktor dengan predikat memuaskan setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Lahir di Luar Perkawinan.

Di depan sembilan penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Abdul Halim, M.A., Prof. Dr. Thohir Luth, M.A., Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H.,M.Hum., Prof. Dr. Herowati Poesoko, S.H.,M.H., Prof. Dr. Abintoro, S.H.,M.H., Prof. Dr. Choidin, S.H.,M.H., C.A., Dr. Nurul Ghufron, S.H.,M.H., Dr. Dyah Ochtorina, S.H.,M.Hum., dan Dr. Aries Harianto, S.H.,M.H., Izudin menjelaskan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 yang menegaskan hubungan keperdataan anak yang lahir di luar perkawinan dengan ayahnya memicu permasalahan hukum yang kompleks, utamanya terhadap perdebatan seputar konsepsi nasab. Hukum Islam menetapkan bahwa anak yang lahir dari hasil zina tidak memiliki hubungan nasab dengan ayah yang menyebabkan kelahirannya, namun tetap mempunyai hubungan nasab dengan ibu dan keluarganya. Hal ini menunjukkan bahwa Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010 bertentangan dengan norma agama Islam yang berlaku. Permasalahan tersebut berpotensi melahirkan ketidakpastian hukum dalam perlindungan hukum terhadap anak luar kawin.

Izudin menegaskan anak luar kawin pada dasarnya tetap mendapat perlindungan hukum namun dengan cara yang berbeda dengan anak sah, yakni melalui wasiat wajibah dan wali hakim. Izudin juga menegaskan, Pemerintah bersama DPR RI perlu menindaklanjuti Putusan MK melalui suatu peraturan perundang-undangan agar tidak lagi menimbulkan perlakuan yang berbeda terkait perlindungan hukum terhadap anak luar kawin.

Disertasi yang disusun oleh Muhammad Izudin ini mendapat apresiasi dari para penguji. Disertasi ini dianggap mampu menjawab permasalahan yang ditimbulkan oleh Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010. Terlebih dengan melihat jabatan Muhammad Izudin sebagai salah satu pejabat KUA, maka disertasi ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih terhadap perlindungan hukum anak di luar kawin.

Top